Home > Reflection > Reflection of Love.

Reflection of Love.

Cinta bukan untuk yang paling cantik, bukan pula untuk yang paling baik, cinta juga bukan untuk yang paling kaya, bukan pula untuk yang paling indah.
Cinta adalah untuk yang paling cocok, paling sesuai, cinta adalah untuk “dirimu sendiri” – cerminanmu.

Jika ingin dicintai air, maka jadilah air.
Jika ingin dicintai api, maka jadilah api.

Karena tak mungkin selama-lamanya untuk air mencintai api dan tak akan juga selama-lamanya untuk api bersatu dengan air.
Karena penyatuan dari keduanya hanya akan melahirkan kebinasaan.
Tak ada lagi air dan tak ada lagi api.
Yang ada hanyalah asap, uap, yang entah mereka pergi kemana.
Zat seperti uap dan asap tidak pernah berada dalam satu ruang, walau mereka dalam satu ruang.
Mereka pada kenyataannya selalu terpisah, meski kelihatannya menyatu.

Walau memang pada hakikatnya semua yang ada di dunia ini adalah satu, tak bisa berpisah, tapi tak akan pernah menyatu.

#abid912

Categories: Reflection Tags:
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: