Home > Reflection > CINTA

CINTA

Bukankah cinta terbaik dari seorang manusia ke manusia lainnya adalah yang tidak bersebab.
Maka seharusnya cinta kepadaNYA juga jauh lebih tanpa sebab.
Bukan karena Dia Maha Pengasih, bukan karena Dia Maha penyayang, namun tak terperi, tanpa sebab, hadir begitu saja tanpa diminta, tanpa pamrih, tanpa dipaksa.

Mampukah kita?

Categories: Reflection Tags:
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: