Home > SELF-TALK > Terjemah Bebas “What to Say When You Talk to Yourself” Part 1/3

Terjemah Bebas “What to Say When You Talk to Yourself” Part 1/3

*sebelum membaca ini sebaiknya mengerti ttg apa itu alam bawah sadar, afirmasi dan law of attraction.*

Berikut terjemah bebas dari ringkasan buku “What to Say When
You Talk to Yourself” by Shad Helmstetter.

Kita tidak tidak harus gila untuk berbicara kepada diri kita sendiri.! Kita selalu berbicara kepada diri kita sendiri sepanjang waktu, biasanya tanpa kita sadari. Dan apa yang kita katakan seringkali bertema negatif, kontraproduktif, bahkan menghancurkan.

Dengan belajar cara baru tentang bagaimana berbicara kepada diri sendiri dengan benar, maka kita selalu dapat membuat/menjaga perasaan baik dan selalu lebih baik. Berbicara kepada diri sendiri sangat berguna.!

#Mental Program#
Apapun dan siapapun yang berada di sekitar kita, tanpa pandang bulu semuanya memprogram kita.

Celakanya, kebanyakan memberikan program2 yang salah dan kita (secara sadar ataupun tidak) selalu merekamnya. Tahun demi tahun, kata demi kata, program terbentuk. Lapisan demi lapisan, gambaran diri kita terbentuk, hampir tidak bisa dihapuskan. Lalu akhirnya menyatu, menjadi bagian diri kita.

Seiring dengan bertambahnya usia, kondisi berfikir kita secara nyata terbentuk dari “pembicaraan kepada diri sendiri – self talk” dan kemudian menjadi kebiasaan. Ini tidak bisa kita pungkiri, memang demikian adanya.

Jika program2 yang kita terima itu tidak dihapuskan atau tidak digantikan dengan program2 baru, maka program2 itu akan tetap ada, permanen, dan secara langsung mempengaruhi aktifitas kita sepanjang hidup ini.

Kita bisa berganti teman, suami/istri, pekerjaan, tempat tinggal, dll. Tapi program itu akan tetap bersama kita.

Jika kita tetap mempertahankan program lama kita, kemanapun kita pergi dan apapun yang kita lakukan, apakah kita mengira akan menjadi lebih baik di masa depan?

#Attitude#
Sikap -corak pikiran- kita tentang apapun, mempengaruhi apa yg kita rasakan, kemudian mempengaruhi apa yang akan kita lakukan. Dan bagaimanapun itu akhirnya membuat kita berlaku baik atau tidak.

Jadi, corak pikiran -sikap- kita memanglah bagian yang sangat mempengaruhi keberhasilan kita. Apapun yang kita lakukan, secara langsung maupun tidak langsung, memanglah dipengaruhi oleh corak pikiran kita.

Perubahan corak pikiran seseorang akan mempengaruhi kehidupannya. Sekecil apapun perubahan corak fikiran itu, secara mendalam akan mempengaruhi apa yang kita lakukan, dan bagaimana cara kita melakukannya.

Sejak mengetahui bahwa corak pikiran kita adalah hasil dari pemrograman masa lalu, maka kita bisa melihat corak pikiran kita, apa itu, mengapa bisa terbentuk seperti itu, lalu kita mungkin ingin merubah beberapa program tersebut.

Corak pikiran kita adalah “pengendali pikiran” hidup kita. Corak pikiran kita tercermin dari suasana hati (mood), tabiat (temperament), keinginan (willingness) dan kebimbangan kita (hesitation).

Corak pikiran mendorong kita meraih kemenangan atau membawa kita jatuh dan kalah. Corak pikiran kita adalah pijakan kaki setiap langkah kita juga hal yg paling banyak orang lain lihat dari kita, mendeskripsikan dan membatasi kita, menggambarkan diri kita saat ini kepada dunia sekitar kita.

Corak pikiranlah yg membuat kita kaya atau miskin, senang atau sedih, bermakna atau hampa. Corak pikiran adalah faktor tunggal yang paling mempengaruhi semua tindakan yang pernah dan akan kita lakukan.

Corak pikiran tentang diri kita akan mempengaruhi corak pikiran tentang apapun di sekitar kita. Jadi, jika kita ingin merubah corak pikiran kita secara keseluruhan, pertama2 kita harus merubah corak pikiran tentang diri kita sendiri.

#Belief#
Kepercayaan tidak membutuhkan bukti apapun. Justru karna kepercayaan kita, semua akan terbukti. Kepercayaan adalah hal yang sangat kuat. Ini berarti kebanyakan yang terjadi di sekitar kita adalah berdasarkan atas apa yang kita percayai akan terjadi, terlepas semua benar (baik) ataupun salah (buruk).

Kepercayaan kita bergantung kepada program yang kita percayai.

Apa yang kita percayai tentang diri kita dan tentang sekitar kita, terkondisikan setiap hari sejak kita lahir, semakin terbentuk, semakin diperkuat, dan hampir permanen. Tak peduli apakah program itu benar atau salah, hasilnya akan tetap menjadi apa yang kita percayai.

Mengapa tidak mudah melakukan perubahan? Ini sebabnya :
1. Program membentuk kepercayaan
2. Kepercayaan membentuk corak pikiran
3. Corak pikiran membentuk perasaan
4. Perasaan mempengaruhi tindakan
5. Tindakan memberikan hasil

Mari ubah program kita.!
Ini adalah siklusnya : pikiran, respon emosi, respon physiological (ilmu pengetahuan ttg hubungan alam dengan segala makhluk yang ada), pikiran, respon emosi, dan seterusnya berputar seperti itu sampai ada yang menghentikan atau merubah siklus itu.

Inilah mengapa kejadian dan pikiran (misalkan negatif) pertama kita di pagi hari berakibat reaksi berantai, dan apabila tidak “dihancurkan”, hasilnya akan mempengaruhi hari itu secara keseluruhan.

Ini mempengaruhi energi, antusias, inisiasi dan semangat kita. Siklus negatif ini bukan diakibatkan oleh masalah yang kita hadapi, tetapi diakibatkan oleh bagaimana respon kita menghadapi masalah tersebut pada detik2 awal.

Categories: SELF-TALK
  1. No comments yet.
  1. July 26, 2013 at 12:00 am

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: