Visualisasi Kreatif (1)

September 8, 2016 Leave a comment

by: Mardigu WP
judul asli: KEPERCAYAAN

Kita rubah topik dulu ya, stop memborbardir pemerintah dan penguasa.
Untuk sementara kita balik ke center of universe yang namanya diri anda. Anda adalah pusat semesta, semua hal yang ada dalam dunia ini, anda selalu melihatnya dari kacamata anda. Karena itu setiap manusia adalah center of universe of himself. Pusat dirinya semesta, ya diri manusia itu sendiri.
Jadi kalau kita merasa ingin menjadi beda, atau lebih baik dari kita yang dulu. Merasa semesta kita tidak berjalan dengan semesta hakiki yang lebih luas, apa yang harus dilakukan? Setiap kali Anda ingin mengubah hasil kerja Anda di area mana pun dalam kehidupan Anda, Anda harus mengubah self-concept Anda-atau apa yang Anda percayai tentang diri Anda-sehubungan dengan area kehidupan Anda itu.
Kalimat ini langsung banget ya? Bacanya aja gelegepan. Sambil nanya dalam hati , mau kemana ini tulisan sih arahnya? Iya, masalah self concept, masalah sebuah benda yang ngak ada wujudnya tapi ada namanya. Bahkan besar pengaruhnya. Namanya kepercayaan.

Kepercayaan ini bukan semacam agama loh ya. Pokoknya percaya ya percaya.Percaya akan sesuatu. Misalnya kepercayaan saya bahwa bumi punya gaya tarik atau grafitasi. Setelah banyak pembuktian baik teori ataupun praktek kenyataan, maka yang namanya grafitasi itu ada dan saya percayai. Dalam self concept, kepercayaan ini kunci keyakinan. Semakin anda percaya, semakin terang wujudnya, semakin jadi kenyataan. Dan juga untungnya, kepercayaan itu bersifat cukup subjektif. Maksudnya subjektif? apa yang Anda percayai tidak selamanya harus berdasarkan fakta-fakta. Non fakta juga bisa jadi kepercayaan. Kepercayaan justru kebanyakan hanya berdasarkan informasi-informasi yang Anda peroleh dan terima sebagai satu kebenaran. Tidak jarang hal-hal yang Anda percayai itu hanya mengandung sedikit sekali bukti dan fakta.
Nah disini self concept bermain. Disini pelajaranya harus saya perlambat sedikit biar pemahamannya pas dan masuk.Seperti apa itu? Misalnya munculnya Kepercayaan negatif, atau kepercayaan terburuk yang mungkin dapat Anda miliki adalah kepercayaan-kepercayaan yang bersifat self-limiting beliefs, atau membatasi diri, apa pun bentuknya.

Kepercayaan yang termasuk jenis ini adalah apa-apa yang Anda percayai tentang diri Anda sendiri yang dapat membuat Anda merasa terbatas atau tidak mampu dalam satu bidang tertentu.Kepercayaan-kepercayaan seperti ini jarang yang mengandung kebenaran.Namun, jika Anda menganggapnya sebagai perkiraan yang tetap di atas kemampuan Anda, apa yang Anda percayai itu akan menjadi kebenaran bagi diri Anda, persis seperti jika hal itu memang benar. Inilah titik awal proses pembebasan potensi Anda. Inilah titik awal bagaimana jika anda ingin pencapaian hasil yang lebih besar daripada yang pernah Anda hasilkan selama ini, terjadi. Yaitu ketika Anda mempertanyakan kembali kepercayaan-kepercayaan Anda yang bersifat self-limiting. Anda memulai proses pembebasan diri dari kepercayaan yang bersifat self-limiting ini dengan cara membayangkan bahwa kepercayaan Anda itu, apa pun bentuknya, semuanya tidak benar.

Bayangkan masa-masa ketika Anda tidak memiliki keterbatasan kemampuan sama sekali. Bayangkan bahwa Anda dapat menjadi, atau melakukan, atau memiliki apa pun yang benar-benar Anda inginkan dalam hidup Anda. Bayangkan bahwa Anda dapat menjadi, atau melakukan, atau memiliki apa pun yang benar-benar Anda inginkan dalam hidup Anda. Bayangkan bahwa potensi Anda tidak berbatas sama sekali.Bayangkan ketika anda masih polos, masih menganggap semua bisa, semua mungkin, ketika anda masih kanak-kanak, ingat masa itu. Anda boleh bilang anda masih polos, bodoh, tapi bisakah lembali ke masa itu? Itulah masa ketika batasan belum ada. Kreatifitas tertinggi, walau tanpa pengetahuan anda punya imaginasi melampuai batas. Ingat kembali masa itu. Ketika saat sekarang anda bisa membongkar batasan seperti ketika masih polos tadi. Mulailah anda melakukan pemasangan impian baru. Mulailah membayangkan bahwa Anda dapat memperoleh penghasilan dua kali lipat dari apa yang Anda dapatkan sekarang hanya dalam waktu 12 bulan. Bayangkan bahwa Anda dapat tinggal di sebuah rumah yang lebih besar, memiliki kendaraan yang lebih baik, dan menikmati gaya hidup yang lebih keren daripada yang Anda jalani sekarang.Bayangkan bahwa Anda memiliki kemampuan untuk dapat menjadi yang terbaik dalam bidang kerja yang Anda geluti sekarang ini. Bayangkan bahwa Anda adalah seorang yang paling populer, paling berkuasa, dan paling berpengaruh dalam dunia sosial dan bisnis Anda. Bayangkan Anda adalah seorang yang tenang, percaya diri, dan tidak pernah gentar terhadap apa pun yang melintas di benak Anda dan kemudian mampu meraihnya. Inilah awal bagaimana Anda dapat mengubah cara berpikir Anda dan kemudian mengubah hidup Anda.

Titik tolak proses penghapusan rasa takut dan pembebasan potensi Anda adalah dengan memprogram ulang hard-drive mental Anda dengan memasukkan kepercayaan-kepercayaan atas diri dan masa depan Anda yang lebih baru, positif, konstruktif, dan berani. Di dalam tulisan ini, Anda belajar bagaimana cara melakukan hal-hal tadi. Satu hal setelah anda melakukan hal tersebut. Izinkan saya bertanya, seberapa yakin anda, seberapa percaya anda akan hal itu semua terjadi dan menjadi kenyataan. Itulah self concept anda. #peace

Categories: Uncategorized

Keajaiban Kata-kata dan Rahasia 40 Hari.

August 26, 2016 Leave a comment

by Mardigu WP

Judul asli: SOLOMON

Tiba di kepulauan Solomon, sebuah negara di tengah Melanesia demi informasi ULMWP. Jangan takut saya tidak mau serius kali ini, saya ingin bercerita tentang salah satu kebiasaan yang ditemui pada penduduk yang tinggal di sekitar kepulauan Solomon.

Nah, penduduk yang tinggal di sana punya sebuah kebiasaan yang menarik yakni “meneriaki pohon”. Untuk apa? Kebisaan ini ternyata mereka lakukan apabila terdapat pohon dengan akar-akar yang sangat kuat dan sulit untuk dipotong dengan kapak atau benda tajam lainnya.

Inilah yang mereka lakukan, dengan tujuannya supaya pohon itu mati. Caranya adalah, beberapa penduduk yang lebih kuat dan berani akan memanjat hingga ke atas pohon itu. Lalu, ketika sampai di atas pohon itu bersama dengan penduduk yang ada di bawah pohon, mereka akan berteriak sekuat-kuatnya kepada pohon itu. Mereka lakukan teriakan berjam-jam, selama kurang lebih empat puluh hari.

Dan, apa yang terjadi sungguh menakjubkan. Pohon yang diteriaki itu perlahan-lahan daunnya mulai mengering. Setelah itu dahan-dahannya juga mulai rontok dan perlahan-lahan pohon itu akan mati dan mudah ditumbangkan.

Kalau diperhatikan apa yang dilakukan oleh penduduk primitif ini sungguhlah aneh. Namun kita bisa belajar satu hal dari mereka. Mereka telah membuktikan bahwa teriakan-teriakan yang dilakukan terhadap mahkluk hidup seperti pohon akan menyebabkan benda tersebut kehilangan rohnya. Akibatnya, dalam waktu singkat, makhluk hidup itu akan mati.

Nah, sekarang, yang jelas dan perlu diingat bahwa setiap kali Anda berteriak kepada mahkluk hidup tertentu maka berarti Anda sedang mematikan rohnya.

Pernahkah Anda berteriak pada anak Anda? orang dikeliling anda atau siapapun?
Ayo cepat!
Dasar lelet!
Bego banget sih!
Begitu aja nggak bisa dikerjakan?
Jangan main-main disini!
Berisik!

Atau, mungkin Anda pun berteriak balik kepada pasangan hidup Anda karena Anda merasa sakit hati?

suami/istri seperti kamu nggak tahu diri!
Bodoh banget jadi laki/bini nggak bisa apa-apa!
Aduuuuh, perempuan/laki kampungan banget sih!?

Atau, bisa seorang guru berteriak pada anak didiknya:
Goblok, soal mudah begitu aja nggak bisa! Kapan kamu jadi pinter?!

Atau seorang atasan berteriak pada bawahannya saat merasa kesal:
Eh tahu nggak?! Karyawan kayak kamu tuh kalo pergi aku nggak bakal nyesel! Ada banyak yang bisa gantiin kamu!
Sial! Kerja gini nggak becus? Ngapain gue gaji elu?

Ingatlah! Setiap kali Anda berteriak pada seseorang karena merasa jengkel, marah, terhina, terluka ingatlah dengan apa yang diajarkan oleh penduduk kepulauan Solomon ini. Mereka mengajari kita bahwa setiap kali kita mulai berteriak, kita mulai mematikan roh pada orang yang kita cintai. Kita juga mematikan roh yang mempertautkan hubungan kita.

Teriakan-teriakan, yang kita keluarkan karena emosi-emosi kita perlahan-lahan, pada akhirnya akan membunuh roh yang telah melekatkan hubungan anda.

Dalam kehidupan sehari-hari. Teriakan, hanya di berikan tatkala kita bicara dengan orang yang jauh jaraknya, benar?
Nah, mengapa orang yang marah dan emosional mengunakan teriakan-teriakan padahal jarak mereka dekat bahkan hanya bisadihitung dalam centimeter. Mudah menjelaskannya. Pada realitanya, meskipun secara fisik dekat tapi sebenarnya hati begitu jauh. Itulah sebabnya mereka harus saling berteriak!

Selain itu, dengan berteriak, tanpa sadar mereka pun mulai berusaha melukai serta mematikan roh orang yang dimarahi karena perasaan-perasaan dendam, benci atau kemarahan yang dimiliki.

Kita berteriak karena kita ingin melukai, kita ingin membalas.

Jadi mulai sekarang, jika tetap ingin roh pada orang yang anda sayangi tetap tumbuh, berkembang dan tidak mati, janganlah menggunakan teriakan-teriakan.

Dengan berteriak kepada oranglain ada 2 kemungkinan balasan yang Anda akan terima. Anda akan dijauhi atau Anda akan mendapatkan teriakan balik, sebagai balasannya.

Saatnya sekarang kita ciptakan kehidupan yang damai, tanpa teriak.

BERHENTILAH BERTERIAK..
TERIAKAN ITU MEMATIKAN ROH.
#peace

Abid912 with Mardigu WP

Categories: Uncategorized

Setiap Tetes Darah Keringat Airmata Terdapat Berlian

March 31, 2016 Leave a comment

Di Setiap Tetes Darah, Keringat, Airmata, terdapat Berlian.
Maka perhatikanlah :

– Ketika Bayi menangis dan meneteskan airmatanya,
itulah bahasa awal semula jadi “kasihan”

Maka datanglah keajaiban kasih sayang kepadanya : itulah ilmu pengasihan.

– Ketika seorang pekerja meneteskan keringatnya,
itulah bahasa awal semula jadi “perjuangan”

Maka datanglah keajaiban rejeki kepadanya : itulah ilmu kerejekian.

– Ketika dalam perjalanan tergores atau musibah sehingga mengeluarkan darah
itulah bahasa awal semula jadi “pengorbanan”

Maka datanglah keajaiban pengobatan : itulah ilmu pengobatan.

– Ketika jiwa dalam keadaan terancam, telah menetes keringat dingin, darah dan airmata, itulah bahasa awal semula jadi “ketakutan”

Maka datanglah keajaiban keselamatan : itulah ilmu jaga diri dan beladiri keselamatan.

Keajaiban itu adalah keseharian tanpa kita menyadarinya, dan bahwasanya perjalanan panjang dalam melakoni tirakat kehidupan
ialah sesungguhnya mencari suatu penyaksian saja, bahwa ternyata semua itu sudah kita jalani dalam keseharian.

IQRO` maka bacalah… kajilah dirimu… bacalah dirimu…

Karena sesungguhnya tetes darah, keringat dan airmata itu ternyata
ialah berlian.

by: Kisawung

Categories: Uncategorized

Waktu Bisa Dibeli Dengan UANG.

March 29, 2016 Leave a comment

Sesuai dengan judulnya, nyatanya, waktu memang dapat dibeli dengan uang.

Karena saat seorang anak manusia bekerja adalah saat Ia menjual waktunya, maka tentu saja Ia juga dapat membeli waktu orang lain untuk menjadi waktunya, dan tentu saja dengan Uang.

Contohnya sederhana, seorang Ibu memerlukan waktu 1 (satu) jam untuk mencuci setumpuk pakaian, lalu memerlukan lagi waktu 2 (dua) jam untuk menyetrikanya.

Dengan uang, sang Ibu bisa menggunakan jasa usaha Laundry, menyerahkan tumpukan pakaiannya sembari memberikan uang jasanya, maka otomatis sang Ibu telah membeli waktu untuk dirinya. Ya, 3 (tiga) jam waktu luang yang bisa Ia pergunakan untuk beristirahat, membaca, atau bermain bersama anak-anaknya.

Masuk di akal kan? Karena memang seringkali akal perlu “dimasukkan” untuk menyederhanakan hal-hal yang terlihat rumit.

Jadi kita telah sepakat ya, waktu bisa dibeli dengan uang.

Abid912,
maret 29 2016.

Categories: Uncategorized

Sang Tanah; Melankolis Plegmatis?

February 29, 2016 Leave a comment

Konon Sang Tanah bersifat melankolis & plegmatis; perfectionist, detail, ekonomis, damai, teduh, santai, dapat diandalkan.

Sang tanah nyaris tak pernah marah. Setianya kebangetan, sabarnya kelewatan, ikhlasnya tiada lawan.

Hanya memberi, tak harap kembali.

Bahkan, semakin diinjak semakin gembur, semakin dibajak semakin subur. Dikencingi & diberaki sapi, semakin makmur.

Dan tanah, semakin hari semakin langka, semakin mahal.

Yuk, beli tanah. :v

Categories: Reflection

Perfectionist Flexible.

February 17, 2016 Leave a comment

Manusia didesain mempunyai hati & otak, perasaan & pikiran supaya bisa menjalani hidup flexibel. Gak kaku.

Boleh perfectionis, tapi harus flexible.

Manusia didesain demikian supaya bisa beradaptasi dengan lingkungan, beradaptasi dengan keadaan. Bukan menyerah, tapi gak selamanya harus melawan mati-matian.

Menyesuaikan itu penting, menyesuaikan dengan lingkungan, menyesuaikan dengan keadaan, menyesuaikan tanpa harus terbawa arus. Bukan mengikuti arus, bukan pula serta-merta melawan arus membabi-buta tak tentu arah, tapi mengikuti gerakan irama arusnya, supaya tak terlempar, supaya tak terluka, sambil terus dan tetap berusaha menggapai tujuan.

Boleh keras, tapi flexible. Harus punya pandangan luas, punya pikiran luas, punya hati juga luas. Gak terkurung di pikiran sendiri, di pandangan sendiri, atau di hati sendiri.
Harus bisa memandang lewat pandangan orang lain, lewat pikiran orang lain, bahkan perasaan orang lain.

Karna sesuatu yang keras, gampang patah, bahkan hancur, remuk.

Bahkan islam adalah agama yg flexible. Sesuatu yang haram bisa jadi halal pada situasi dan kondisi tertentu. Harusnya yang mengaku muslim juga demikian.

“Bukan beratnya beban yang menyakiti, seringkali cara memikul bebannya yang salah.”

Maaf bukan menggurui, sekedar mengingatkan.
Hidup sudah lama, masih kaku aja??

Categories: Reflection

Hits Tertinggi, Penerimaan Karyawan PLN 2016.

January 20, 2016 Leave a comment

Alhamdulillah, 18 Januari 2016, statistik blog tembus 2558 pageview dari 1343 visitor, dan stabil dengan 1000++ pageviewer selama7 hari.
Semoga sukses untuk semua sahabat yang mengikuti seleksi penerimaan karyawan PLN 2016.

Oh iya, hati-hati terhadap penipuan ya. Biasanya PT PLN (persero) HANYA memberi pengumuman info seleksi maupun hasil seleksi melalui Website Resmi PT PLN (persero).

Salam hangat untuk semua sahabat pembaca di seluruh dunia.

http://facebook.com/abid912

https://abid912.wordpress.com/panduan-seleksi-calon-karyawan-pt-pln-persero/

Categories: Uncategorized

Demi Cinta: Ya Allah Aku Ingin Lebih Kaya

June 21, 2015 1 comment

“Ya Allah, Aku Ingin Lebih Kaya”

Semoga doa ini tidak berlebihan, toh Allah memang memerintahkan Kita untuk senantiasa berdoa kepadaNya dan niscaya Dikabulkan.

Allah Maha Kaya, Allah Maha Mendengar, dan Allah Maha Pemurah.

Aku pikir apa salahnya? tentu saja bukan karena berdoanya, melainkan narasi doaku yang terlalu terus terang.
Namun bukankah untuk hal buruk seperti ingin menang lotre orang khusyuk berdoa? apalagi untuk sebuah obsesi baik Ingin Menjadi Lebih Kaya?

Ah sudahlah, Aku harus yakin dengan doa ini:
“Ya Allah, Aku Ingin Lebih Kaya”

Aku berharap doa ini sekaligus menjadi salah satu obsesiku, dan merasuk hingga ke Alam Bawah Sadarku, membentuk sebuah Keyakinan dan berbuah Sikap serta Habit yang Positif, mendorong seluruh naluriku untuk merealisasikannya, dalam setiap waktu, setiap tempat dan setiap kesempatan.

“Ya Allah, Aku Ingin Lebih Kaya”

Terlalu banyak kebaikan yang terlewat bila menjadi seorang fukaro, terlalu sedikit peluang berkontribusi bila menjadi seorang masakin, dan yang kutakutkan adalah jika tiba saat kesempitan itu datang saat kekuatan iman sedang yankuz, Naudzubillahi min Dzalik.

“Ya Allah, Aku Ingin Lebih Kaya”

Sebab kehormatan seorang Lelaki terletak pada kakinya, ketika Ia mampu Berdiri Gagah Dengan Kakinya Sendiri.

“Ya Allah, Aku Ingin Lebih Kaya”

Sebab Engkau telah berikan kepadaku hati yang mudah tersentuh, dan mata yang mudah menangis, ketika menyaksikan pahit getir kehidupan hamba-hambaMu.
Tentu saja di sanalah letak KeadilanMu, tetapi Aku Ingin Merengkuh Kemuliaan Tangan Yang di Atas.

“Ya Allah, Aku Ingin Lebih Kaya”

Aku juga bermunajat kepadaMu dengan sebuah doa indah yang pernah diucapkan oleh Sahabat Rasulullah, Abdurrahman bin Auf:
“Ya Allah, Janganlah Engkau Letakkan Dunia di Dalam Hatiku, tapi Letakkanlah Ia di Bawah Telapak Kakiku”

“Ya Allah, Aku Ingin Lebih Kaya”

Sebab Aku ingin memasuki surgaMu dari berbagai pintu yang Engkau janjikan, dan salah satunya adalah pintu kedermawanan, seperti Sang Khalifah Utsman bin Affan, yang Menginfakkan Hartanya di Medan Jihad Fii Sabilillah.

“Ya Allah, Aku Ingin Lebih Kaya”

Sebab Engkau lebih mencintai Muslim yang kuat, dan sesungguhnya salah satu ukuran kekuatan Muslim yang Engkau cintai adalah Kekuatan Untuk Memberi.

“Ya Allah, Aku Ingin Lebih Kaya”
“Ya Allah, Aku Ingin Lebih Kaya”
“Ya Allah, Aku Ingin Lebih Kaya”

“Aamiin…”

Categories: Uncategorized

Demi Cinta: Doaku & Doamu.

May 25, 2015 1 comment

“Semoga Allah memberkahi semua yang k(a)u genggam, dan mengganti dengan yang lebih baik semua yang k(a)u lepaskan..

Semoga Allah membahagiakan semuanya, yang dekat maupun yang jauh, yang ingat maupun yang lalai..
Semoga Allah segera mengganti semua kesedihan dengan kesenangan dan kegembiraan..
Semoga Allah segera mengganti semua kekurangan dengan keberkahan, kecukupan dan keberlimpahan..
Semoga Allah segera mengganti semua kegelapan dengan cahaya yang terang benderang..
Semoga Allah segera mengganti semua kelemahan dengan kekuatan..
Semoga Allah segera mengganti semua permusuhan dengan perdamaian dan persaudaraan..
Semoga Allah segera mengganti semua kegalauan dengan keikhlasan dan ketenangan hati..
Semoga Allah segera mengganti semua kesepian dengan kedamaian jiwa, cinta dan kasih sayang..
Semoga Allah segera mengganti semua kesempitan dengan keluasan, mengganti semua kesulitan dengan kemudahan..
Sesungguhnya setelah kesulitan, ada kemudahan, ada kemudahan…”

Categories: Uncategorized